Friday, August 17, 2012

Ciri Makanan Yang Mengandung Borak dan Formalin

Ciri Makanan Yang Mengandung Borak dan FormalinCiri Makanan Yang Mengandung Borak dan Formalin - Menjelang lebaran, banyak sekali beredar berbagai makanan ringan dipasaran. Ini merupakan sebuah momen yang paling ditunggu oleh banyak kalangan termasuk produsen makanan ringan. Karena momen ini bisa dikatakan sebagai musim panen bagi produsen makanan ringan. Ratusan jenis makanan ringan dengan berbagai macam jenispun dibuat untuk memenuhi kebutuhan konsumen menjelang lebaran. Hal ini tak lain karena pada momen lebaran terjadi sebuah tradisi turun temurun yang biasa dilakukan oleh umat islam terutama di Indonesia untuk saling bertemu keluarga dan teman di kampung halaman. Tak layak jika tidak ada makanan yang disuguhkan pada saat saling berkumpul.

Melihat momen ini terjadi setahun sekali, tak jarang produsen makanan ringan yang mengambil keuntungan dengan akal bulusnya hanya untuk meraup keuntungan yang lebih banyak. Mereka tidak menghiraukan dengan beberapa tips kesehatan yang benar dalam pembuatan makanan. Dalam hal ini para para konsumenlah yang paling dirugikan. Dengan menggunakan bahan bahan yang berbahaya bagi kesehatan untuk menekan biaya HPP,  mereka menghalalkan segala cara dalam proses pembuatannya. Salah satunya adalah penggunaan borak pada proses pembuatan makanan tersebut.

Borak itu sendiri  merupakan senyawa berbentuk kristal dengan warna putih, tidak berbau dan larut dalam air dan juga stabil dalam suhu dan tekanan normal. Penggunaan borak yang sebenarnya adalah sebagai bahan tambahan untuk :
  • Mematri logam
  • Pembuatan gelas dan enamel
  • Sebagai Pengawet dan antijamur pada kayu
  • Obat untuk kulit dalam bentuk salep
  • Sebagai antiseptik
  • Pembasmi kecoak
  • Campuran pembersih
Sebenarnya penggunaan borak telah dilarang keras oleh pemerintah untuk digunakan sebagai bahan tambahan makanan sebagaimana telah diatur dalam Pemenkes no 722/Menkes/Per/IX/tahun 1988 tentang Bahan Tambahan Makanan. Namun hal ini tidak terlalu dihiraukan oleh beberapa produsen makanan dengan dalih persaingan harga di pasaran tanpa menghiraukan dengan tips kesehatan dalam pengolahan makanan.

Salah satu contoh yang bisa kenzoo berikan adalah penggunaan borak pada mi basah. Seperti penuturan salah satu pekerja mi basah di salahsatu produsen home industri baha mi yang beredar dipasaran mengandung borak dan Formalin. Cara pencampurannya adalah pada saat adonan tepung yang dicampur dengan air dimasukkan dalam satu mesin. Disitulah zat antiseptik yang biasa untuk membasmi kecoak dan mematri logam ini dimasukkan sesuai ukurannya. Ada yang 100 gram untuk 2 kg tepung. Kadar pencampurannya memang bervariasai. 

Bahan pengawet ini bisa berupa serbuk yang dipadatkan menyerupai garam. Satu kemasan plastik berisi 20 batang dengandengan harga yang sangat murah. Yaitu Rp. 2500/bungkus. Maraknya penggunaan borak ini memang seperti siklus yang tak berujung. Bayak akal bulus untuk mengelabui pada proses pembuatan makanan yang dicampur dengan borak.

Menyikapi hal tersebut, Anda sebagai konsumen haruslah lebih teliti dalam membeli dan juga mengkonsumsi makanan tersebut, terlebih  untuk anak anak anda. Untuk mengetahui makanan yang mengandung borak atau tidak memang paling akurat dilakukan dengan pengujian dilaborat. Namun sebenarnya dilihat dari fisik luar ada perbedaan yang bisa anda gunakan sebagai pedoman dalam membedakan makanan yang mengandung borak dan makanan sehat untuk dikonsumsi.

Dan berikut ini merupakan ciri ciri makanan yang mengandung borak :
  • Tahan lama/tidak mudah basi 
  • elastis
  • kenyal
  • tekstur menarik dan renyah (untuk kategori krupuk)
  • tidak dikerubungi lalat.
  • Biasanya banyak terdapat dipasar tradisional, pasar malam dan pedagang kaki lima.
Ciri makanan Yang Mengandung Formalin :
  • Warna sangat mencolok
  • Cerah mengkilap
  • warna tidak homogen 
  • Ada sedikit rasa pahit
  • Muncul rasa gatal sehabis mengkonsumsi
 Dengan berbekal tentang ciri ciri makanan yang mengandung bahan pengawet tersebut, anda bisa memilih dan menentukan mana yang baik dan mana yang layak yang akan anda konsumsi. Demikian tadi tips kesehatan pada artikel kali ini yang bisa kenzoo bagikan buat para sahabat. Semoga bermanfaat.

0 comments:

Post a Comment